Jakarta, 13/02/2013Audiensi Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuahkan hasil yang sangat menggembirakan bagi upaya perlindungan anak dari eksploitasi politik.

Hadir pada pertemuan tersebut dari Komnas PA; Seto Mulyadi (Ketua Dewan Pembina), Arist Merdeka Sirait (Ketua Umum) dan Samsul Ridwan (Sekretaris Jenderal). Sementara dari pihak KPU diterima oleh  Husni Kamil Manik (Ketua KPU), Hadar Nafis Gumay (Komisioner KPU),  Juri Ardiantoro (Komisioner KPU).  Pertemuan yang berlangsung selama lebih dari 1 jam diruang kerja ketua KPU tersebut sangat dinamis dan kekeluargaan. Hampir semua usulan Komnas PA disambut positif oleh KPU dan segera akan ditindak lanjuti secara kelembagaan. “kami menyambut baik usulan Komnas PA terkait dengan larangan pelibatan anak pada pemilu, kita akan tindak lanjuti dalam bentuk konsensus atau pembuatan aturan yang nantinya dikirim ke semua KPU daerah”, kata Ketua KPU Husni Malik Manik. Lebih lanjut ia bahkan mengusulkan adanya kesepakatan bersama antara KPU, Bawaslu, Komnas PA dan Partai Politik Peserta Pemilu “kita akan inisiasi untuk membuat kesepakatan bersama antara KPU, Komnas PA, Bawaslu dan Partai Politik Peserta Pemilu, yang substansi  perlindungan anak kita minta teman-teman dari Komnas PA untuk menyiapkannya” lanjutnya.

Tawaran ketua KPU tersebut sangat disambut baik Komnas PA, “kita berterima kasih kepada KPU yang telah ikut memperhatikan nasib anak-anak. Walaupun UU no. 8 tahun 2012 tentang Pemilu tidak mengatur secara detil tentang hal ini, akan tetapi UU Perlindungan Anak no. 23 tahun 2002 sangat tegas dalam masalah ini, terutama tertuang pada pasal 5 (a) dan pasal 87. Komnas PA akan segera menyiapkan substansinya, dan secara teknis koordinasi akan dilakukan oleh saudara Sekjen Komnas PA kepada KPU” ujar Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas PA.

Adapun beberapa hal yang menjadi kesepakatan antara Komnas PA dengan KPU pada saat itu, antara lain;

  1. KPU akan segera mengundang dan menfasilitasi Komnas PA, Bawaslu dan Partai Politik Peserta Pemilu untuk membuat konsensus atau kesepakatan bersama terkait dengan larangan pelibatan anak-anak pada kegiatan pemilu
  2. KPU bersama Komnas PA akan melakukan program kerjasama tentang pendidikan demokrasi bagi anak-anak sebagai pemilih pemula
  3. KPU akan menerbitkan Surat Edaran Bersama tentang larangan pelibatan anak pada kegiatan pemilu kepada partai politik peserta pemilu dan KPUD Provinsi/Kabupaten/Kota

Sementara itu sekjen Komnas PA, Samsul Ridwan menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian road show Komnas PA kepada penyelenggara dan pengawas pemilu. “ini merupakan bagian dari road show kami kepada penyelenggara pemilu. Hari ini Komnas PA beraudiensi ke KPU, selanjutnya kami juga akan melakukan audiensi dengan Bawaslu dan Komisi Penyiaran Indonesia. Karena hasil pantauan selama ini kami temukan adanya sejumlah kampanye politik baik melalui media maupun langsung yang menggunakan anak-anak sebagai obyek untuk menaikkan popularitas calon atau partai politik tertentu” kata Samsul Ridwan.  (Sephin dan Meli)

IMG_3665 IMG_3680 IMG_3691


Iklan