Kongres Anak Indonesia ke-10 yang pada tahun 2011 ini dilaksanakan di kota Bandung, hari ini tanggal 20 Juli resmi dibuka. Acara pembukaan kongres diadakan cukup meriah dengan diawali pawai peserta kongres yang berjalan kaki dari hotel Panghegar ke Gedung Merdeka.

Walau cukup membuat kemacetan namun banyak masyarakat Bandung cukup terhibur dan secara tidak langsung mengetahui bahwa keramaian tersebut merupakan bagian dari acara kongres anak yang dilakukan tiap tahun ini.

suasana penyambutan pawai oleh kelompok bengkel akustik

Penyelenggaraan Kongres Anak Indonesia tahun ini dirasa sangat meriah dan istimewa, apalagi dengan dilaksakannya acara pembukaan yang bertempat di salah satu gedung paling bersejarah di Indonesia, yaitu gedung Merdeka di jalan Asia-Afrika kota BAndung dimana dahalu menjadi puncak pertemuan pemimpin negara yang menelurkan deklarasi Bandung.

Anak-anak peserta kongres sangat berantusias, walau harus berjalan kaki dari tempat penginapan ke gedung Merdeka mereka tidak henti-hentinya meneriakkan yel-yel penyemangat dan bernyanyi bersama.

Pembukaan kongres dilakukan juga secara simbolis bermain angklung oleh seluruh peserta acara. Angklung dipilih karena merupakan alat musik tradisional kebanggan Indonesia yang sudah diakui oleh UNESCO dan menyambut pemecahan rekor bermain angklung oleh Guiness Book of Record di Amerika beberapa waktu lalu.

Selain bermain angklung bersama juga anak-anak peserta kongres sangat menikmati pentas seni dari Jawa Barat, bahkan mereka bernyanyi dan menari bersama-sama dengan semangat keceriaan anak.

Pembukaan Kongres Anak Indonesia dengan angklung

Suasana pembukaan kongres anak

Banyak harapan dari peserta kongres dan pejabat terkait yang hadir dalam acara pembukaan kongres ini, salah satunya adalah pemerintah bisa benar-benar mau mendengar dan melakukan upaya terbaik dalam pemenuhan hak anak di Indonesia.

Walau tahun ini suara anak hasil kongres nanti tidak bisa dibacakan langsung di depan presiden pada hari anak nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli nanti, namun tidak menyulutkan semangat 250 anak peserta kongres untuk terus menyuarakan dan melakukan hal yang terbaik untuk kepentingan anak Indonesia untuk Indonesia yang lebih baik.

(zy)

Iklan